CITA RASA CABE
Ketika harga barang melonjak naik, cabe keriting dengan
angkuhnya berkata pada sesama kaum cabe:
"Lihat sekarang aku lah yang termahal dari kalian
semua, hei cabe merah, hanya badan saja yang bongsor, tetapi orang jauh lebih
memilih aku yang kriting ini..."
Cabe merah hanya tersenyum dan melirik ke cabe rawit sambil
berkata:
"Hai Cabe rawit, aku sangat kagum padamu, walau badanmu
kecil, tetapi pedasnya luar biasa. Walau badanku besar dan bongsor, tetapi aku
tidak sepertimu, memang harga kita tidaklah mahal, tetapi terjangkau oleh semua
orang. Dan bila kita bersama, akan menghasilkan cita rasa yang luar
biasa..."
"Hal yang sama dengan kau cabe keriting, kamu memiliki
tubuh yang indah, dan cita rasa yang berbeda pula, tetapi bila kita bergabung
bersama, maka akan memiliki cita rasa yang luar biasa pula..."
Cabe keriting pun hanya terdiam, dengan ucapan cabe merah
tadi.
Inilah pembelajaran yang terindah dari sebuah kerendahan
hati, bukan celaan yang kita butuhkan dalam hidup, tetapi harus disadari
masing-masing memiliki tugas dan manfaatnya masing-masing.
Bila kita dapat bekerja sama dan saling mengisi kekurangan
satu sama lainnya, maka hidup ini akan terasa indah.
Janganlah mencari kekurangan orang lain dan membanggakan
kelebihan diri sendiri, karena satu orang tidak ada artinya bila dibanding
kekuatan dan kerjasama dari banyak orang.
Janganlah hanya melihat perbedaan,
Tetapi jadikan itu sebagai satu keragaman dan kekayaan.
Bila memang ada persamaan, maka binalah dan eratkan hubungan
satu dengan yang lainnya agar tidak terpecah.




0 komentar:
Posting Komentar