Sudahkah sahabat bloggers pergi ke tempat yang satu ini ??? Gue udah pernah loh. . .
Bendungan Air Batu Tegi - Tanggamus
Bendungan Batu Tegi, ini adalah kunjunganku sekitar tahun 2005 yang lalu.
Dulu sebenarnya kedatanganku ke Bendungan Batu Tegi ini bukan untuk
berwisata atau rekreasi, sepenggal cerita dan kenangan
pernah kesana yang mungkin bisa ku bagi.
Bendungan Batu Tegi diresmikan oleh Prisiden Megawati Soekarno Putri pada
tanggal 8 Maret 2004, wah sekitar empat tahun yang lalu dan pengerjaannya
memakan wak tu sekitar delapan tahun. Bendungan itu memang besar konon terbesar
di Asia Tenggara aku sih percaya aja, karena seperti yang aku lihat bendungan
itu memang cukup besar yaitu menyatukan dua bukit yang cukup tinggi dan air
yang menggenang menengelamkan bukit-bukit kecil yang terletak di sebelah hulu
bendungan. Diatas bendungan adalah jalan beraspal yang cukup lebar sekitar 10 m
lengkap dengan trotoar, pot bunga, lampu jalan dan pagar pembatas.
Pada saat itu saya bertemu salah satu penjaga piket yang sedang bertugas,
saya sempat bertanya tentang monumen daftar nama korban kecelakaan pada saat
pembangunan bendungan itu. Total jumlah nama korban yang terukir dimonumen itu
ada 13 orang. Ke tiga belas korban itu tewas saat mengerjakan sebuah terowongan
pembuangan air yang sangat besar berdiameter puluhan meter dan panjangnya
ratusan meter kebawah, mereka terimpa alat pengecor semen seberat puluhan ton,
kata penjaga bendungan itu. Aku ngeri mendengarnya apa lagi kalau melihat
langsung terowongan itu, seperti ada daya magisnya yang menyerap.
Dibalik kisah seram proses pembangunannya, bendungan batu tegi merupakan
salah satu tempat wisata yang menawarkan pemandangan yang indah, wilayah area
bendungan sangat luas luar biasa. Sejak masuk di gerbang dekat jalan utama
sampai ke area bendungan banyak pemandangan yang dapat dinikmati. Ketika kita
berada dia atas bendungan dan melihat ke bagian hulu ( atas ) kita serasa
melihat lautan yang luas, dan ketika kita melihat kebawah kita dapat melihat
tangga, kantor dan mesin pembangkit listrik begitu kecilnya.







0 komentar:
Posting Komentar