Berdiam Diri

Diam lebih baik jika tak tahu berkata baik tentang orang.
Diam lebih baik dari berbicara banyak tetapi menyakitkan hati orang.

Nabi Muhammad SAW bersabda: "Maukah kamu aku kabarkan kepadamu, dengan semudah-mudah ibadah dan senang-senang atas tubuh, ialah diam dan baik perangai." (Riwayat Ibnu Abiddunya dari Shafwan bin Salim).

Jika tidak dapat berkata-kata yang baik, lebih baik mendiamkan diri. Berkata baik itu hendaklah kepada semua orang.
  
DIAM adalah benteng bagi lidah manusia daripada mengucapkan perkataan yang sia-sia.

HIKMAH DIAM.

1. Sebagai Ibadah tanpa bersusah payah.
2. Perhiasan tanpa berhias.
3. Kehebatan tanpa kerajaan.
4. Benteng tanpa pagar.
5. Kekayaan tanpa meminta maaf kepada orang.
6. Istirahat bagi kedua malaikat pencatat amal.
7. Menutupi segala aib.

Banyak diam tidak semestinya jahil, banyak bicara tidak semestinya cerdik, karana kecerdikan itu buah pikiran, orang cerdik yang pendiam itu lebih baik dari orang jahil yang banyak bicara.


Manusia tidak akan dapat mengalahkan setan kecuali dengan DIAM. Jalan yang terbaik ialah diam kalau kita tidak dapat berkata-kata ke arah perkara-perkara yang boleh membawa kebaikan. Bicara yang baik adalah lambang hati yang baik dan bersih lagi mulia serta terpuji yang bergantung kepada kekuatan iman pada diri seseorang manusia.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright©2011 cok-lah | Template Designer by | Rυđу тяу ѕєтιαωαN | Powered by Blogger